Cerita Pendek, Fiksi, Parenting

Pesan Dalam Airmata

  Kepalanya kembali menggeleng, membuat jilbab berwarna marun itu bergoyang-goyang. Tekad yang sama masih terlihat jelas di kedua matanya yang tertutup kacamata. Kuhela napas perlahan. Mulai kehabisan ide, bertanya dengan kalimat bagaimana lagi agar ia mau menjawab. “Salahnya dia apa, Bu? Kenapa? Apa alasan Ibu tidak setuju?” tanyaku lembut. Istriku menatapku. Tidak menjawab. Hanya bibirnya… Read More Pesan Dalam Airmata

Cerita Pendek, Fiksi

Tatapan Yang Merindukan

Mal tak terlalu ramai hari Minggu itu. Mungkin karena kami datang saat masih pagi. Aku tak terlalu suka keramaian, jadi kupilih pagi hari setiap kali berkunjung ke Mal. Di pagi hari seperti ini, hanya ada para penjual di counter-counter yang sibuk menyiapkan dagangannya. Satu dua orang yang berlalu lalang, hanya sedikit yang benar-benar pengunjung. Sisanya… Read More Tatapan Yang Merindukan

Cerita Pendek

Kabar dari Paman

Begitu peserta rapat lain keluar satu persatu, aku langsung mengeluarkan ponsel. Membaca sms dari paman … Apa kabar, Nak? Paman lagi sakit. Harus operasi lagi ini. Mendadak dadaku terasa berat. Sakit lagi? Apa kankernya datang lagi? Aku mengetik beberapa kata, lalu menghapusnya lagi, mengetik lagi, dan akhirnya menghapus lagi. Beberapa menit aku hanya memandangi layar… Read More Kabar dari Paman

Cerita Pendek, Fiksi

Album Foto Kenangan Sahabatku

Album Foto Kenangan Sahabatku Suara ponsel tiba-tiba terdengar nyaring memecah keheningan. Aku menatap putriku, dan ia dengan sigap mengambilkan ponsel yang sedang di-charge itu. Begitu ia menyerahkannya, aku langsung melirik nomor yang tertera. Tak ada nama atau foto yang muncul, hanya sederet nomor yang baru kulihat. Dengan penuh tanda tanya, kutatap lama layar monitor ponsel.… Read More Album Foto Kenangan Sahabatku

Cerita Pendek, Fiksi

Ponsel Tua Yang Hilang

“Sebentar, saya masukkan dulu nomornya? Berapa tadi, San?” tanya Pak Hendra, sambil menekan-nekan tombol ponsel. Aku mengulang sekali lagi sambil tertawa kecil. Kulirik ponsel kecil mungil berwarna putih kusam di tangannya. Heran sih, kenapa ponsel keluaran sepuluh tahun lalu itu masih dipakai seorang Direktur Marketing. Ponsel yang hanya bisa dipakai untuk menelepon, menerima telepon, dan… Read More Ponsel Tua Yang Hilang

Diary

For You, Love!

Hari masih sangat pagi ketika aku berjalan menuju gedung itu dengan tubuh gemetar. Tiga lapis pakaian ditambah jaket panjang berwarna pink pastel yang kemarin dibelikan Nona Lee tetap tak cukup membuat tubuhku berhenti gemetar, terutama di bagian lutut. Sepagi ini memang belum banyak orang-orang yang datang ataupun berlalu lalang di jalanan kota yang beku. Musim… Read More For You, Love!

Cerita Bersambung, Fiksi

Bu Izinkan Saya Menikah! (2 Tamat)

Cerita Sebelumnya “Bu! Ibu melamun!” pekikan dan tepukan Farah di pahanya membuat lamunan Lestari terpecah berkeping-keping. Ia tersenyum malu di bawah tatapan keempat anak-anaknya. Mereka tersenyum-senyum melihat Lestari. “Duh, kalian ini. Jadi lupa deh Ibu tadi mau nanya apa? Tadi sampai di mana obrolan kita, Rid?” tanya Lestari sembari memperbaiki letak duduknya agar lebih nyaman… Read More Bu Izinkan Saya Menikah! (2 Tamat)

Fiksi, I Wanna Be Emak, Serial

GANTI NAMA

Emak selalu kuatir. Memiliki dua anak perempuan yang manis dan lucu, selalu membuatnya berpikir dua kali lebih waspada dibandingkan memikirkan Abang. Zaman di mana kini kebebasan bergaul sering jadi masalah, bahkan berakibat fatal hingga anak akhirnya terjebak dalam kesalahan. Emak tak mau membayangkan kedua anak perempuannya nanti akhirnya malah menjadi istri-istri dari lelaki tak baik… Read More GANTI NAMA

Cerita Pendek, Fiksi

Aku Jomblo, So What?

Sebagai seorang wanita berusia tigapuluh lima tahun tanpa pendamping yang bisa kusebut suamiku tersayang, aku dikenal si jomblo sejati. Jadi jomblo itu sebenarnya enak, bebas dan segalanya bisa kulakukan semauku tanpa larangan. Tapi yang bikin ga enak justru orang-orang sekitarku, seakan-akan kebutuhan untuk menikah itu bukan lagi untuk kepentinganku semata. Mulai dari orangtua, adik-adikku, tetangga,… Read More Aku Jomblo, So What?

Cerita Pendek, Fiksi

Beri aku satu kesempatan, Mama!

Seminggu terakhir ini Lisa, putriku yang hampir berusia 17 tahun seringkali pulang terlambat dari lesnya. Berkali-kali kutanya, jawabannya selalu bilang karena macet. Tapi setahuku dulu tidak begitu, dia selalu pulang tepat waktu. Hubungan kami memang sedang tak baik. Sejak ia meminta ijin untuk bergabung di band sekolah dan aku tak mengijinkan, putriku seperti memasang tembok… Read More Beri aku satu kesempatan, Mama!