Cerita Anak, Ramadhan, Spesial

Al Qur’an yang Usang

Panas menyengat tak diindahkan oleh Ummi Syifa. Ia terus berjalan dengan bergegas menaiki tangga demi tangga hingga ke lantai empat. Suasana sudah sepi, sepanjang lorong lantai empat sudah tak ada lagi murid-murid yang berkeliaran. Bel masuk sudah terdengar sejak sepuluh menit yang lalu dan Ummi Syifa terlambat karena tadi ia harus menemui Kepala Sekolah. Pikiran… Read More Al Qur’an yang Usang

Cerita Anak, Cerita Pendek, Fiksi

Ibuku Hanya Seorang Guru

Lembaran kertas berukuran A4 di hadapanku sudah selesai kubaca. Sahabatku Dion tampak harap-harap cemas menunggu pendapatku. Kuangkat wajah dan mengangguk. “Sudah, sudah bagus. Bagus banget malah.” “Ah, syukurlah, Mi. Gue gak peduli menang atau engga, yang penting ga malu-maluin Enyak gue,” ujar Dion seraya mengambil lembaran itu dan memasukkannya dalam map. “Tulisan lo keren kok,… Read More Ibuku Hanya Seorang Guru

Cerita Anak, Cerita Pendek, Fiksi

Aku Menunggumu, Ibu

Dari atas lantai tiga, aku berdiri menatap ke bawah. Ada beberapa tenda putih berdiri di bawah sana, beberapa murid berdiri bergerombol di tenda-tenda itu. Yang lain duduk-duduk di selasar kelas-kelas yang berada di lantai dasar. Itu kelas-kelas para seniorku di kelas 12. Canda tawa terdengar di sana sini, di antara para murid yang duduk-duduk berkumpul… Read More Aku Menunggumu, Ibu

Cerita Anak, Cerita Pendek, Fiksi

Baju Baru Untuk Dea

Ketika kami masuk ke lorong panas, hawa panas dan sumpek langsung menyambut. Bau tak enak juga tercium oleh hidungku saat berjalan melaluinya. Tapi sepertinya Dea tak merasakan hal itu. Wajahnya masih berseri-seri seperti tadi, saat kami baru keluar dari mobil yang berhawa sejuk. Mataku beredar mencari pakaian yang kucari. Aku harus membeli baju koko untuk… Read More Baju Baru Untuk Dea

Cerita Anak, Cerita Pendek, Fiksi, Parenting

Anak Terkaya

“Ma, Ma… Ara iri deh sama teman-teman Ara,” ujar putri kecilku tiba-tiba ketika kami menuruni tangga dari ruang kelasnya. Langkahku terhenti sejenak, gadis kecil itu mendongak padaku dengan mata yang murung. Karena ada orang lain di belakang kami, aku kembali berjalan sambil menggandeng Ara di tangan kiri dan membawa tas sekolahnya yang berat di tangan… Read More Anak Terkaya