Cerita Bersambung, Fiksi, Misi Manis Untuk Chang

Misi Manis Untuk Chang (6)

Cerita sebelumnya… Cinta Terindah dari Joan “Chang…” Suara itu terdengar lelah. “Ya, Jo?” Luthfi mendekatkan wajahnya pada wajah Joan. “Aku mengantuk.” Mata gadis ini menutup dan terbuka berulang kali. “Tidurlah, aku akan di sini. Aku akan temani sampai kamu tertidur.” “Chang…” “Hmm…” “Maukah kau memegang tanganku? Aku ingin terus memegang tanganmu sambil tidur.” Luthfi tersenyum.… Read More Misi Manis Untuk Chang (6)

Cerita Bersambung, Fiksi, Misi Manis Untuk Chang

Misi Manis Untuk Chang (5)

Cerita Sebelumnya… Karena Dia Untukku Ini harinya. Luthfi sudah memantapkan hati. Setelah beberapa minggu, akhirnya kemarin dokter membolehkan Luthfi membawa kue rendah gula lagi untuk Joan. Bukan sekedar kue. Tapi kue dengan cincin yang diinginkan Joan. Kue yang akan mewujudkan keinginan Luthfi untuk menjadi satu-satunya pria di dalam hati Joan. Selamanya. Tapi Luthfi malah jadi… Read More Misi Manis Untuk Chang (5)

Cerita Bersambung, Fiksi, Misi Manis Untuk Chang

Misi Manis Untuk Chang (4)

Cerita Sebelumnya… Gadis Pembawa Misi Buku kecil itu lagi. Joan sampai tak sadar kalau Luthfi sudah ada di sebelahnya. Mata Luthfi berpendar, iseng. Ia mengendap-endap mendekat, untuk bisa mengetahui yang sedang ditulis Joan. “Hayooo! Apa itu?” Joan terlonjak. “Aarrggh, Chang! Bikin aku kaget saja.” Tangan Joan sibuk menyembunyikan buku itu, dan memasukkannya ke saku baju… Read More Misi Manis Untuk Chang (4)

Cerita Bersambung, Fiksi, Misi Manis Untuk Chang

Misi Manis Untuk Chang (3)

Cerita Sebelumnya Cincin Untuk Joan “Chang!! Sudah datang? Sini deh, Chang! Sini! Sini!” Tangan Joan mengibas-ngibas memanggil Luthfi saat ia masuk ke ruang perawatan Joan. Kini ia tampak semakin sehat. Ia sudah tertawa dan tersenyum lagi. Tak lagi terlihat tanda-tanda kalau beberapa minggu lalu ia masih terbaring diam di tempat tidurnya. “Ada apa?” tanya Luthfi… Read More Misi Manis Untuk Chang (3)

Cerita Bersambung, Fiksi, Misi Manis Untuk Chang

Misi Manis Untuk Chang (2)

Cerita Sebelumnya Sahabat yang Kembali “Maaf, Mas. Maafkan kami. Teman saya terkena hiperglikemia. Diabetes. Mungkin karena kebanyakan makan kue, makanya kadar gulanya naik. Maaf kalau membuat Mas mengira kue buatan Mas beracun. Maafkan kami! Ini saya tambahkan uangnya. Kalau kurang, Mas tinggal bilang,” ujar gadis bernama Kirana yang tadi bersama si ’pencuri kue’ sambil menyodorkan… Read More Misi Manis Untuk Chang (2)

Cerita Pendek, Fiksi, Psikologi, Umum

Pamer Pekerjaan Anak Saat Lebaran

Aku lelah… Sepanjang hari sejak Subuh, aku sudah beraktifitas menyambut hari kemenangan bagi umat Islam yang berpuasa ini. Sholat Idul Fitri berjamaah bersama warga di kampung halaman suamiku, lalu saling bermaaf-maafan dengan ibu mertua, suami, adik-adik ipar serta suami atau istri mereka, putra-putriku dan keponakan-keponakanku. Tak sampai setengah jam, kami juga diajak Ibu berziarah ke… Read More Pamer Pekerjaan Anak Saat Lebaran

Cerita Bersambung, Fiksi, Misi Manis Untuk Chang

Misi Manis Untuk Chang

Gadis Pencuri Kue Lutfi bergegas masuk ke dalam gedung yang didominasi warna hitam, sambil menekan salah satu tombol di kunci mobil otomatisnya. Suara denyut dua kali bertepatan dengan bantingan pintu yang terbuka dan tertutup lagi. Aroma vanila bercampur madu menyerbu hidungnya. Dua karyawati di belakang etalase menunduk hormat padanya. Tapi Luthfi hanya menganggukkan kepala dan… Read More Misi Manis Untuk Chang

Cerita Pendek

Kabar dari Paman

Begitu peserta rapat lain keluar satu persatu, aku langsung mengeluarkan ponsel. Membaca sms dari paman … Apa kabar, Nak? Paman lagi sakit. Harus operasi lagi ini. Mendadak dadaku terasa berat. Sakit lagi? Apa kankernya datang lagi? Aku mengetik beberapa kata, lalu menghapusnya lagi, mengetik lagi, dan akhirnya menghapus lagi. Beberapa menit aku hanya memandangi layar… Read More Kabar dari Paman

Cerita Pendek, Fiksi

A Y A H

Aku duduk di ruang tamu, menatap ruang tamu yang terasa begitu luas. Jejeran foto-foto yang menempel di dinding menarikku untuk berdiri. Tanpa sadar, sudut bibirku tertarik ke atas saat memandangi foto-foto tersebut. Foto kami sekeluarga. Saat berlibur, saat berulangtahun, saat hari raya dan saat kami berada di rumah ini. Di semua foto itu, selalu ada… Read More A Y A H