Cerita Bersambung, Fiksi, Janda dan Istri Kedua, Kisah Seorang Istri

Kisah Seorang Istri, Janda dan Istri Kedua

Kisah sebelumnya… “Maaf, Ibu-ibu. Boleh saya ikut ngobrol?” sela Desy dengan ramah. Ibu Syifa langsung mengangguk ramah, sementara Ibu Tania memandangi wanita muda di hadapannya itu dengan tatapan ragu-ragu. “Selidiki dulu, Bu. Jangan langsung marah-marah atau menuduh. Iya kalau tuduhan itu ternyata benar. Kalau tidak bagaimana? Kan kasihan suami ibu. Apalagi dalam pernikahan itu kepercayaan adalah… Read More Kisah Seorang Istri, Janda dan Istri Kedua

Cerita Bersambung, Fiksi, Janda dan Istri Kedua, Kisah Seorang Istri

Kisah Seorang Istri, Janda dan Istri Kedua (1)

Tiga orang perempuan datang ke sebuah tempat praktek seorang penasehat perkawinan. Perempuan pertama adalah seorang perempuan berusia sekitar tigapuluh lima tahun. Wanita berpenampilan modern itu menghempaskan tubuhnya di atas sofa empuk warna hijau pupus dengan wajah tampak kesal. Matanya berkeliling menatap seantero ruangan. Tak lama keluar seorang gadis berpakaian hijau muda. “Ibu Tania Hermawan?” tanya… Read More Kisah Seorang Istri, Janda dan Istri Kedua (1)

Cerita Pendek, Fiksi

Anniversary ‘Pacaran’??

Tepat pukul 02.00 siang, Tutor kami melangkah ke luar. Aneh, mendadak kantuk yang terus menerus kutahan sejak tadi langsung terbang. Aku mendesah. Dasar nih mata… begitu kuliah selesai, ia langsung melek dengan sukses. Karena minggu yang teramat sibuk, kuputuskan untuk segera pulang beristirahat. Saat kakiku baru melangkah di tangga menuju lantai dua, seseorang menepuk bahuku dari… Read More Anniversary ‘Pacaran’??

Cerita Pendek, Fiksi, Parenting

Pesan Dalam Airmata

  Kepalanya kembali menggeleng, membuat jilbab berwarna marun itu bergoyang-goyang. Tekad yang sama masih terlihat jelas di kedua matanya yang tertutup kacamata. Kuhela napas perlahan. Mulai kehabisan ide, bertanya dengan kalimat bagaimana lagi agar ia mau menjawab. “Salahnya dia apa, Bu? Kenapa? Apa alasan Ibu tidak setuju?” tanyaku lembut. Istriku menatapku. Tidak menjawab. Hanya bibirnya… Read More Pesan Dalam Airmata

Cerita Bersambung, Fiksi, Misi Manis Untuk Chang

Misi Manis Untuk Chang (7)

Cerita Sebelumnya… Hadiah Misi yang Manis “Tahu tidak? Aku berterima kasih pada Tuhan untuk pertama kalinya karena Ia memberiku diabetes. Aku baru sadar sekarang, kalau aku memiliki kesempatan yang langka dari ribuan atau bahkan jutaan orang. Aku takkan menghargai rasa ‘manis’ atau arti ‘sehat’ kalau tak tahu diabetes. Aku takkan tahu rasanya mencintai dan dicintai… Read More Misi Manis Untuk Chang (7)

Cerita Bersambung, Fiksi, Misi Manis Untuk Chang

Misi Manis Untuk Chang (6)

Cerita sebelumnya… Cinta Terindah dari Joan “Chang…” Suara itu terdengar lelah. “Ya, Jo?” Luthfi mendekatkan wajahnya pada wajah Joan. “Aku mengantuk.” Mata gadis ini menutup dan terbuka berulang kali. “Tidurlah, aku akan di sini. Aku akan temani sampai kamu tertidur.” “Chang…” “Hmm…” “Maukah kau memegang tanganku? Aku ingin terus memegang tanganmu sambil tidur.” Luthfi tersenyum.… Read More Misi Manis Untuk Chang (6)

Cerita Pendek, Fiksi

Tatapan Yang Merindukan

Mal tak terlalu ramai hari Minggu itu. Mungkin karena kami datang saat masih pagi. Aku tak terlalu suka keramaian, jadi kupilih pagi hari setiap kali berkunjung ke Mal. Di pagi hari seperti ini, hanya ada para penjual di counter-counter yang sibuk menyiapkan dagangannya. Satu dua orang yang berlalu lalang, hanya sedikit yang benar-benar pengunjung. Sisanya… Read More Tatapan Yang Merindukan

Cerita Bersambung, Fiksi, Misi Manis Untuk Chang

Misi Manis Untuk Chang (5)

Cerita Sebelumnya… Karena Dia Untukku Ini harinya. Luthfi sudah memantapkan hati. Setelah beberapa minggu, akhirnya kemarin dokter membolehkan Luthfi membawa kue rendah gula lagi untuk Joan. Bukan sekedar kue. Tapi kue dengan cincin yang diinginkan Joan. Kue yang akan mewujudkan keinginan Luthfi untuk menjadi satu-satunya pria di dalam hati Joan. Selamanya. Tapi Luthfi malah jadi… Read More Misi Manis Untuk Chang (5)