Puisi, Sastra

Cinta Yang Kuat

Bulan bersinar sempurna malam ini, indah

Aku mengenangmu lagi….

Papa…

Sudah beberapa bulan kau pergi

Namun jejak langkah itu masih terbentuk sempurna di ingatan

Sakit kehilanganmu masih terasa

Tawa dan candamu hari itu masih terngiang hingga kini

Bahkan dada ini masih sesak setiap mengenang itulah saat terakhirmu

Kau masih kusimpan di sini, Papa. Di hati yang paling dalam..

Dan selalu selamanya kan kusimpan kenanganmu

Sampai aku mati

Sampai aku bertemu denganmu di sana…

Aku tahu

Papa pasti berada di suatu tempat di surga

Memandang rindu pada putrimu ini

Aku juga Papa, aku sangat, sangat rindu padamu…

Kadang ketika malam tiba, ketika sendiri sedang memelukku

Aku berharap langit terbelah dan Papa turun dari surga

Berkata dengan senyum lebar “Apa kabar, sayang? Papa rindu kamu”

Khayal yang selalu berakhir dengan airmata mengalir deras di kedua pipi

Aku ingin kau kembali, aku ingin Papa bersamaku lagi

Tragedi ini sulit sekali kuhadapi,

Papa, aku ingin sekali berbagi duka ini pada mama

Hanya saja kami tak bisa, terlalu menyakitkan saling mengingat

Bahwa kami kehilangan cinta dan kasih sayangmu, Papa.

Kehilangan cinta yang paling indah

Kehilangan kasih sayang yang sangat tulus

Melalui kegelapan hari tanpamu amat tak mudah

Mama, tempatku berpijak juga oleng sepertiku

Depresi yang harus kuhadapi

Bagai manusia yang terjebak labirin, tak menemukan jalan keluar

Cinta, Cinta Papa yang takkan pernah kami lupa

Yang membuat aku dan Mama bertahan

Cinta, perasaan yang dalam dan teramat kuat

Karenanya aku tetap hidup hingga kini

Karenanya aku bangkit dan menjadi tongkat penguat hati Mama

Aku belajar dari kehilangan dirimu, Papa

Aku mencintaimu melebihi pada diriku sendiri

Cinta tak bisa menghentikan kematian, cinta tak bisa menghentikan perpisahan

Tapi cinta dapat bertahan selamanya di dalam hati, dikenang selamanya sampai dunia berakhir

Cinta takkan bisa merampas kenangan indah

Cinta yang akan bertahan lebih kuat dari sebuah kematian

Dan Papa akan selalu ada dalam hatiku, selamanya…

Suatu hari kita akan bersama lagi, tunggu aku dengan sabar

Aku ingin mewarnai dunia menjadi indah

Dengan warna-warni cinta yang pernah kau ajarkan

Agar saat kita bertemu

Aku bisa berkata “I Love You, Dad. Thanks for your love… Itulah yang menyinari hidupku dan orang-orang di sekitarku”

******

Tulisan untuk seorang teman yang kehilangan Papa di hari ulang tahunnya, teman yang tak pernah berhenti menangis setiap mengenang sang Papa namun sekarang berhasil menjadi seorang guru yang paling disayang muridnya.

Terima kasih telah berkunjung ya. Tinggalkan komentar yang positif dan membangun.