Tulisan Terakhir

Kalau Sakit Datang

Musim sedang berganti, cuaca tak dapat diprediksi. Belakangan ini cuaca sering kali tidak dapat diduga. Siangnya panas luar biasa, tapi malam hari hujan deras sampai banjir pun datang. Akibatnya, hawa tidak karuan itu menyebabkan penyakit datang dengan mudah.

Gangguan pernapasan, demam, pencernaan sampai penyakit kulit adalah beberapa penyakit yang seringkali melanda di saat musim pancaroba begini. Untuk menghadapi berbagai penyakit yang mungkin menyerang di saat seperti ini, perlu persiapan yang baik agar kita tidak menjadi korban dari musim ini.

Sebelum hujan sediakanlah payung. Persiapan sebelum mengalami sakit sangat penting. Daripada mengalaminya, lebih baik mencegahnya. Jika tahu kondisi fisik kurang tahan terhadap cuaca seperti sekarang, maka persiapkanlah obat-obatan ringan atau kalau perlu konsultasikan ke dokter apa yang perlu dilakukan sebagai langkah pencegahan. Terutama mereka yang memiliki riwayat penyakit musiman tersebut.

Tapi, namanya juga sakit. Siapapun pasti pernah mengalaminya. Manusia bukanlah robot dan sakit adalah hal alami yang memang mungkin terjadi. Kalau sudah seperti itu, ada baiknya kita berusaha semaksimal mungkin agar bisa segera sembuh.

Bagi yang tidak terbiasa dengan rumah sakit atau pengobatan medis, tentu asing rasanya menghadapi dokter atau perawat dengan berbagai kata ilmiah dalam bahasa yang asing. Hal ini bisa memperburuk situasi saat ternyata pihak rumah sakit justru berorientasi pada komersial.

Sudah bukan rahasia umum lagi, ada rumah sakit yang merawat pasien-pasien di bawah tanggungan asuransi atau dana pengobatan dari perusahaan tempat mereka bekerja, melakukan perawatan yang kurang masuk akal hanya agar pasien tinggal lebih lama di rumah sakit tersebut dan mendapatkan perawatan yang sebenarnya tidak diperlukan. Lamanya diagnosa penyakit, dokter yang tidak transparan dalam penjelasan penyakit dan perawatan yang lamban serta tanda-tanda kerja sama dokter dan keluarga yang kurang baik adalah ciri-ciri awal dari ketidakberesan itu.

Sekarang sudah banyak sekali website atau blog dokter-dokter online yang resmi, sehingga berbagai informasi dapat dengan mudah diakses selama ada sambungan internet. Walaupun begitu tetap harus hati-hati saat mengaksesnya, dengan memastikan sumber informasi tersebut memang benar-benar akurat dan dikelola oleh mereka yang memiliki lisensi resmi dalam bidang kedokteran atau kesehatan.

Dengan mengakses informasi tersebut, pahamilah mengenai penyakit yang diderita dan konsultasikanlah langkah-langkah yang diperlukan agar penyakit bisa segera disembuhkan. Jangan sampai menjadi korban dari rumah sakit yang hanya ingin dapat untung. Tapi, sebaiknya jangan berkesan sok pintar juga saat berkonsultasi. Bagaimanapun seorang dokter perlu bertahun-tahun untuk mempelajari dan mempraktekkan keahliannya, berbeda dengan kita yang mungkin baru sekedar membaca informasi itu.

Meskipun begitu, ketika merasakan ketidaknyamanan saat perawatan atau konsultasi, jangan ragu untuk mengambil langkah berani mencari dokter atau rumah sakit yang lain. Terutama ketika dokter mulai bersikap menutup-nutupi fakta. Setiap pasien berhak memperoleh informasi mengenai dirinya, bahkan seorang dokter tidak berhak membagi informasi pasien tanpa seizin pasien kepada pihak yang bukan keluarganya. Karena itu, memahami hak dan kewajiban seorang pasien adalah salah satu hal penting yang tidak boleh dilewatkan.

Akhirnya, siapapun ingin selalu sehat dan tidak mengalami saat-saat sampai harus dirawat. Seenak apapun sebuah rumah sakit tetap tak seenak di rumah sendiri. Dirawat bukanlah berarti liburan sejenak, tapi mengistirahatkan tubuh dan pikiran. Ketika perawatan itu justru mendatangkan masalah lain, dan tidak menyembuhkan maka sebaiknya putuskan sesuatu yang lebih baik. Apalagi pikiran yang sehat, akan membuat tubuh akan jauh lebih cepat memperbaiki dirinya sendiri.

****

Terima kasih telah berkunjung ya. Tinggalkan komentar yang positif dan membangun.