Tulisan Terakhir

Balada Penulis Gagal

Kiara seorang penulis yang telah berkali-kali mengalami kegagalan. Sampai ia menikah dan punya anak, tak satupun karyanya pernah dijadikan buku. Kiara sudah hampir merasakan keputusasaan ketika untuk ke sekiankalinya karya-karyanya terus ditolak oleh para penerbit.

Suatu hari Saat baru pulang dari penerbit, yang lagi-lagi menolak karyanya. Di depan kantor penerbit itu, Kiara melihat seorang petugas cleaning service membawa setumpuk dokumen. Kiara mengira ada salah satu naskah miliknya diantara tumpukan naskah yang mau dibuang itu. Maka ia pun mencarinya. Tak disangka, Kiara menemukan catatan harian seorang penulis. Kiara pun memungut semua tumpukan naskah tersebut dan membawanya pulang.

Kiara menulis pada salah satu dokumen naskah tersebut. Berharap satu kali saja ia bisa membuat satu karya yang bisa membuat orang suka. Ia menuliskan keinginannya itu di dalam salah satu naskah yang terbuang. Setelah itu ia membuat sebuah karya berdasarkan perasaannya karena menjadi penulis yang ditolak dan ingin berpamitan pada dunia yang pernah begitu akrab baginya.

Keesokan hari, anaknya yang sudah duduk di kelas 6 SD memposting tulisan tersebut secara bersambung di salah satu blog. Ternyata tulisan itu justru membuat heboh. Banyak penerbit ingin menerbitkan tulisan tersebut. Kiara menjadi bingung.

Kiara sangat senang. Ia mulai menerima banyak penawaran untuk menulis dimana-dimana. Ia mulai kebingungan membagi waktu antara keluarga dan pekerjaan barunya.

Kiarapun mengalami dilema panjang. Keinginannya terwujud, tapi disisi lain ia mengalami banyak hal yang membuat hidupnya berubah. Ia belajar banyak hal dan menuliskannya dalam buku hariannya yang berjudul Balada Penulis Gagal. Maka inilah kisahnya dalam beberapa bab :

1. Impian Penulis Gagal

o Kiara ingin sekali menerbitkan satu saja karya tulisnya. Tapi ia selalu ditolak. Setelah menikah dan punya anak, Kiara tetap berusaha tapi tetap saja selalu ditolak.

2. Ketenaran yang menakutkan

o Harapan tentang menghasilkan karya yang baik membuat Kiara ketakutan. Ia tak ingin membuat pembacanya kecewa tapi juga tak ingin berhenti berkarya

3. Duniaku berubah

o Hidup Kiara berubah drastis, Ia tak punya waktu lagi untuk keluarganya. Ia harus menyelesaikan berbagai kontrak menulis yang membelitnya

4. Karyaku dijiplak

o Kiara harus menghadapi beberapa orang yang ternyata menjiplak karyanya. Menganggap remeh karena tak mungkin seorang ibu bisa menulis seindah itu. Ia juga harus menghadapi orang-orang yang marah karena ia mulai pelit menulis.

5. Kompromi

o Berbagai naskah yang sudah jadi berulang kali harus direvisi atas permintaan editor, tetapi Kiara belajar menjadi lebih baik karena karyanya jadi lebih enak dibaca

6. Fans is my best partner

o Mendapatkan penggemar adalah harapan setiap penulis. Tapi karakter penggemar yang beraneka ragam memberikan warna dan mengajarkan kiara bagaimana menghadapi respon dari para penggemarnya.

7. Kupilih keluargaku

o Setelah berkecimpung di dunia yang mendadak terkenal, Kiara memutuskan hal besar, ia ingin mundur dan sepenuhnya menjadi ibu dan istri. Ia ingin menikmati hidupnya seperti dulu. Kiara hanya menulis ketika ia punya luang, bukan karena kontrak, bukan karena paksaan siapapun. Bagi Kiara, keluarga adalah segalanya.

8. Aku penulis Gagal

o Kiara mengakui dia adalah satu dari penulis yang gagal. Tapi Kiara meyakini bahwa dia telah berhasil menemukan tujuan hidup yang sebenarnya. Dia belajar menerima bahwa kegagalannya selama ini karena memang itulah yang terbaik untuknya. Tuhan telah membantunya menemukan hal terbaik bahkan sebelum ia berhasil menulis.

Terima kasih telah berkunjung ya. Tinggalkan komentar yang positif dan membangun.